Lebih Jauh Memahami Spoiler Mobil

Awalnya banyak orang yang mungkin mengira jika fungsi spoiler mobil di bagian belakang mobil hanya untuk gaya-gayaan semata. Padahal benda yang membuat tampilan mobil jadi sporty itu bukan hanya sekedar memperkeren tampilan saja, melainkan punya fungsi utama yaitu untuk meningkatkan daya aerodinamis pada mobil saat melaju dengan kecepatan tinggi.

Spoiler diketahui mampu menekan gejala melayang ketika berkendara, apalagi untuk mobil dengan berat antara 700–950 kilogram. Bagian yang kadang disebut hiasan semata ini bahkan mampu memberi gaya tekan di atap mobil. Dengan tekanan yang diberikan tersebut itulah, maka traksi yang didapatkan mobil juga lebih baik. Sehingga mobil dapat melaju dan melesat dengan baik tanpa takut melayang atau terbalik.

Hal ini juga dinilai sangat masuk akal, mengingat mobil balap yang memiliki kecapatan di atas rata-rata pasti akan melayang jika tidak memakai spoiler. Karena fungsinya yang memang sebagai penyeimbang.

Di sisi lain, selain sebagai penyeimbang, fungsi lain dari spoiler adalah mampu menangkis kotoran di kaca belakang mobil, seperti debu dan air hujan. Karena turbulensi udara di area tersebut juga sering menjadi masalah umum kebanyakan mobil hatchback.

Di pasaran sendiri, spoiler untuk mobil beredar dengan harga jual dan model yang bervariasi. Selain itu, bahan dasarnya pun berbeda-beda, tergantung dari jenis dan tipe kendaraan. 

Spoiler terletak di bagian belakang kendaraan dan dimaksudkan untuk menghentikan turbulensi atau hambatan yang terjadi di bagian belakang kendaraan. Spoiler bisa dipakai di mobil harian dan mobil balap. Umumnya ada di mobil-mobil yang punya performa tinggi.

Tujuan dari Spoiler Mobil
Tujuan utama spoiler adalah untuk meningkatkan daya cengkeraman mobil di jalan. Jika mobil tidak memiliki spoiler, maka bobotnya harus lebih berat atau kompon ban harus diganti. Karena itu, dengan memiliki spoiler, kendaraan akan lebih ringan dan mudah dikendarai. Selain itu, di beberapa mobil supercar atau hypercar, dengan spoiler elektrik juga berfungsi sebagai airbrake atau aero brake.

Bahan Spoiler Mobil
Spoiler biasanya terbuat dari plastik ABS, yang dicampur dengan pengisi granular untuk membuat spoiler lebih kaku. Fiberglass juga sering digunakan sebagai bahan untuk spoiler yang terbuat dari epoxy. Fiberglass tahan lama, tetapi tidak berfungsi untuk produksi skala besar, karena waktu yang diperlukan untuk membuatnya. Jenis bahan ketiga adalah silikon dan memiliki karakteristik termal yang tinggi serta tahan lama. Terakhir, carbon-fiber. Carbon-fiber merupakan bahan yang sangat ringan dan sangat kuat, tetapi juga mahal, karena proses pengerjaannya yang manual.

Jenis Spoiler Mobil
Ada empat tipe utama spoiler mobil. Yang pertama adalah pedestal spoiler, yang merupakan jenis yang paling umum. Front spoiler adalah tipe kedua, dan dibuat untuk mengurangi hambatan yang dapat dibuat oleh rear spoiler. Jenis ketiga adalah lip spoiler, yang umumnya digunakan untuk tujuan estetika saja. Jenis spoiler terakhir disebut wing, yang biasanya dipakai di mobil balap.

Lantas, bagaimana dengan spoiler aftermarket? apakah kegunaannya setara dengan bawaan pabrik? melansir dari laman otosentrum.com, jawabanya mungkin spoiler yang tidak terpasang dengan benar, kemungkinan tidak akan meningkatkan downforce.

selain itu, jika spoiler terlalu berat, maka konsumsi bahan bakar bisa lebih boros. Efeknya sama seperti penggunaan aksesori yang membuat berat kendaraan. 

Pada mobil balap, ada bagian lain yang fungsinya mirip spoiler. Part ini dinamakan wing. Ada beberapa perbedaan antara wing dan spoiler, diantaranya adalah peruntukkan mobilnya. Ukuran wing pun lebih besar dibanding spoiler.

Baca juga:: Mitos atau Fakta, Pengemudi Wanita Lebih Baik Dibanding Pria?

Baca juga:: 5 Benda yang Tak Boleh Ditinggalkan di Dalam Mobil, Bisa Bahaya

Baca juga:: Jangan Salah Kaprah, Ini Bedanya Silau Dengan Panas Dalam Pilih Kaca Film

Baca juga:: Mobil Pemadam dan Ambulans Lewat, Mana Yang Dikasih Jalan Duluan?

Baca juga:: 5 Cara Mengurangi Silau Matahari Saat Mengemudi